💻 Klub Informatika & Teknologi

← Beranda
Berita

Apa Itu 'Brainrot'? Mengapa Siswa Harus Berhenti Scroll Berlebihan?

Penulis

Fajar Satria Utama

Guru • 03 May 2026
👁️ 1
❤️ 0
Thumbnail

Di era digital yang serba cepat ini, fenomena 'doomscrolling' atau 'brainrot' menjadi ancaman tersembunyi bagi kesehatan mental dan kemampuan kognitif siswa. Istilah ini merujuk pada perasaan linglung, kurang fokus, dan penurunan motivasi setelah menghabiskan waktu berjam-jam secara pasif mengonsumsi konten media sosial yang tidak relevan dan berulang-ulang.

'Brainrot' bukan sekadar istilah internet; ini adalah deskripsi visual yang akurat tentang bagaimana konsumsi konten digital yang berlebihan dan tidak terstruktur secara harfiah dapat 'membusuk' atau menghambat kemampuan otak untuk memproses informasi dan fokus. Siswa sering kali terjebak dalam siklus konsumsi konten mikro yang terus-menerus—video pendek, meme tanpa henti, dan feed yang tak berujung—yang membanjiri dopamin otak dan membuatnya mati rasa.

Konsekuensinya sangat nyata: penurunan nilai akademis, gangguan tidur, peningkatan kecemasan, dan ketidakmampuan untuk terlibat dalam aktivitas kehidupan nyata. Siswa perlu menyadari bahwa teknologi adalah alat, bukan tuan. Penting untuk menetapkan batas waktu penggunaan layar, memilih konten secara selektif, dan memprioritaskan interaksi tatap muka serta aktivitas fisik.